Dalam diri ini ingin ku berteriak memnta ayah kembali disisi kami lagi ............
ayahh..........sekarang kau telah tiada............
namun didalam hati ini ayah selalu ada untuk kami..........
tak ada mu dunia ini terasa sepi........
tak adamu dunia terasa hampa............
ayah...........
bagi kami jiwamu lebih berarti dibandingkan harta benda yang ada.............
ayah walau dunia ini memisahkan kita
tapi aku yakin ayah selalu melindungi dan membimbingku........
ayah.......
ayah..............
ekhaNeiSa
Selasa, 24 Januari 2012
Rabu, 16 November 2011
KATA MUTIARA
ketika senyum itu selalu dalam mimpi,dalam ilusi
ada yang ingin kupersembahkan
seutai pusta hati
meskipun bunga berlapis debu ..
terhempas angin lalu
tak kala suara itu mengguma dalam sepi ku
ada yang ingin kukatakan
sebaait nada hati
yang tak pernah kudesahkan kepadamu
meskipun setiap langkahmu
mungkinlah ada senyummu untukku
sebagai penawar sukma
sebagai pengobat luka
walau aku tak ada dalam setiap renunganmu
aku tak pernah hadir disetiap lelap tidurmu..
tapi aku akan selalu mengingatmu dalam hatiku
ketika senyum itu selalu dalam mimpi,dalam ilusi
ada yang ingin kupersembahkan
seutai pusta hati
meskipun bunga berlapis debu ..
terhempas angin lalu
tak kala suara itu mengguma dalam sepi ku
ada yang ingin kukatakan
sebaait nada hati
yang tak pernah kudesahkan kepadamu
meskipun setiap langkahmu
mungkinlah ada senyummu untukku
sebagai penawar sukma
sebagai pengobat luka
walau aku tak ada dalam setiap renunganmu
aku tak pernah hadir disetiap lelap tidurmu..
tapi aku akan selalu mengingatmu dalam hatiku
TAKKAN KUTUKARKAN CINTANYA
Betapa kebetulan ini.
Kebetulan yang manis bagai mimpi
Mempertemukan kita disini dinegri jau ini.
Disini kita,dua jiwa sesama asing ini
Dipersatukan Dewi Asmara
Yang membawa kita jauh tinggi
- Seakan jiwa kita sebuah lagu yang mengapung diudara dan didunia yang sahdu.
- Kau berkata :
Betapa dalam matamu
Betapa manis wajahmu
Kau katakan itu dengan gairah hatimu yang bergema sunyi,
karena kita tidak sendiri.
Dan dimatamu ajakah,Dan dihatiku kemabukan.
Tak terperikan
Aku perempuan ,maka maafkan ketinggalan hatiku;
Betapa dalam matamu,
Betapa manis wajahmu.
O....... Penyair,dinegriku.
Negeriku yang kucinta.
Ada padaku seorang kekasih menunggu
Ia kawan setanah airku yang tak kan kusia-siakan
Hatinya.
Ia kawan setanah airku yang takkan
kutukarkan cintanya.
Dengan harta dunia.
Dengan bintang bintang yang bercahaya.
Dengan Bulan.
Namun kemabukan mencikam hatiku,
Bila dimataku mengembangkan bayang bayang cinta.
Atau ajakan bercahaya.
Aku perempuan ,maka maafkan ketinggalan hatiku.
bila bisikanmu membelai hatiku:
betapa dalam matamu
betapa manjis wajahmu oh kekasih.....
KESETIAAN
Aku tak pernah mencintaimu
Tetapi mencintai diriku sendiri dalam dirimu
Bayang-bayang sebuah impian
Dan aku tahu bahwa dihatimu
Aku adalah tebusan kekalahan
Bagi cintamu yang tersia dulu.
kita hidup bersama.
Maka terciptalah sebuah cerita dusta dari kita
Yang menyesakan jiwa kita,pedih,nyeri
sedang dunia mengganggap kita sebuah nyanyian abadi.
O........penghinaan terhadap cinta.
kau bukan miliku,aku bukan milikmu
aku akan pergi ,kau akan pergi
DUa orang asing yang hidup bersama
Dengan meninggalkan segala dusta dibelakang mereka
Aku tak pernah mencintaimu
Tetapi mencintai diriku sendiri dalam dirimu
Bayang-bayang sebuah impian
Dan aku tahu bahwa dihatimu
Aku adalah tebusan kekalahan
Bagi cintamu yang tersia dulu.
kita hidup bersama.
Maka terciptalah sebuah cerita dusta dari kita
Yang menyesakan jiwa kita,pedih,nyeri
sedang dunia mengganggap kita sebuah nyanyian abadi.
O........penghinaan terhadap cinta.
kau bukan miliku,aku bukan milikmu
aku akan pergi ,kau akan pergi
DUa orang asing yang hidup bersama
Dengan meninggalkan segala dusta dibelakang mereka
Langganan:
Postingan (Atom)